oleh

Wabup Paser Inginkan Perusahaan Di Paser Tiru Perusahaan Di Kutai Timur

Sangatta– Untuk   menjalin silaturahmi  yang lebih erat dan menjajaki kerjasama diberbagai bidang, Wakil Bupati Paser Hj Sarifah Masitah Assegaf, Rabu (9/06/2021)  melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Dalam kunjungan ini,  Wabup Masitah diterima Wakil Bupati Kutai Tumur Kasmidi Bulang. 

Banyak hal yang menjadi pembahasan orang nomor dua di Kabupaten Paser dan Kutai Timur ini, diantaranya terkait peran aktif perusahaan- perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah. 

Karena menurut Wabup Masitah, terbatasnya dana yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah untuk pembangunan menuntut adanya terobosan yang inovatif dalam penyediaan alternatif sumber pendanaan.

Salah satunya adalah dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

 Jika dilihat persamaan hasil sumber daya alam yang dimiliki baik Paser maupun Kutim punya kesamaan alias sama.-sama punya perusahaan sektor tambang maupun perkebunan. 

Selama ini perusahaan yang ada di Kuatai Timur punya keterlibatan dalam pembangunan daerah salah satunya pada setiap musyawarah pembangunan daerah atau Musrebang, pada  tingkat kecamatan selalu ditekankan  adanya kolaborasi atau sinergitas pelaksanaan APBD dengan CSR dalam wadah rencana pembangunan. Terutama untuk perbaikan infrastruktur. 

 Dijelaskan Kasmidi Bulang  bahwa untuk progran  CSR pihaknya selalu bersinergi, sehingga tidak ada lagi program CSR yang diluar dari kebutuhan yang sangat-sangat wajib atau bersekala prioritas dan termasuk duduk bersama membahas apa yang prioritas untuk desa-desa yg ada disekitar perusahaan.

Besarnya keterlibatan perusahaan baik sektor tambang maupun perkebunan di Kabupaten yang memiliki 18 kecamatan dan 139 desa  dalam pembangunan daerah, sangat  mengapresiasi Wabup Masitah.

“Banyak perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Paser, terindikasi hanya sebagian yang aktif dalam progran CSR nya. Sementara selebihnya tidak peduli terhadap tanggung jawab sosial melalui Corporate Social Responsibility,”ujar masitah.

Dia berharap kedepannya, perusahaan-perusahaan yang berivestasi di Paser tidak lupa dengan tanggung jawabnya.

Apalagi saat ini lanjut mantan anggota DPRD Kaltim dua periode ini, banyaknnya kerusakan jalan poros menuju sejumlah desa yang ada disekitar perusahaan perlu mendapat  perbaikan.

Diakui Masitah, perbaikan ruas jalan tidak hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan tugas bersama, termasuk perusahaan sektor tambang maupun perkebunan. 

 Karena itu, Wabup pertama perempuan di kabupaten paling selatan di wilayah  Kaltim ini, mengharapkan agar seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat dapat membantu pemerintah dalam pembangunan agar lebih maju.

“Bila mengandalkan pembangunan dari pemerintah saja, niscaya kemajuan daerah akan lambat. Kita perlu dukungan dari semua pihak, diantaranya perusahaan,” tandas Masitah. (*)

Komentar

Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Bijaklah dalam memilih kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA. Salam hangat. [Redaksi]