UMKM NTB Harus Tetap Buat Terobosan

  • Bagikan
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hatari saat berkunjung ke Desa Sukarara menemui pelaku UMKM, Selasa (25/10/2022). Foto: Mentari/nvl

Walau sudah Go International, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap harus membuat terobosan baru, agar lebih maju. Komisi XI DPR RI yang berkunjung ke Desa Sukarara, NTB mendukung para pelaku UMKM tersebut. Ada tiga pelaku UMKM yang menarik, yaitu coffee, cookies, dan kain tenun.



Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hatari menyampaikan hal ini saat berkunjung ke Desa Sukarara, Lombok Tengah, NTB, Selasa (25/10/2022). Legislator dapil Maluku Utara ini, mendorong kepada mitra komisi XI DPR RI untuk terus mendukung para pelaku UMKM di daerah, agar semakin berkembang. Selain itu, Hatari juga menekankan pada pelaku UMKM tidak hanya modal dan produksinya saja yang cukup, tetapi sebagai pengusaha juga perlu terobosan dalam pemasarannya.



“Tadi dari penjelasannya pada saya sebagai pimpinan Komisi XI bahwa prospek untuk maju lebih banyak dari UMKM. Tinggal didukung permodalan yang memadai, karena itu Komisi XI sebagai mitra seluruh perbankan, akan mendorong perbankan agar mensupport UMKM di Lombok Tengah ini jadi lebih maju. Namun, saya jelaskan walaupun modal yang cukup produksinya bagus, tapi terobosan mencari pasar itu jauh lebih penting,” jelas legislator F-Nasdem tersebut.



Terakhir Hatari juga menceritakan pengalaman Komisi XI saat menghadiri meeting IMF di Washington DC. Di sana banyak pelaku UMKM binaan perbankan Indonesia yang ikut memeriahkan agenda internasional tersebut dengan membuka stand kain tenun batik dari berbagai provinsi di Indonesia dan ternyata laku keras di sana. “Sebagai contoh ada UMKM di wilayah timur Indonesia yang masih premature, tapi bisa tembus ke pasar Amerika. Saat Komisi XI menghadiri meeting IMF di Washington DC, ada stand-stand yang semuanya batik dari Indonesia dan laku keras diborong habis,” ungkapnya.

sumber:dpr.go.id

  • Bagikan