Tingkatkan Kompetensi Camat, BPSDM Kaltim Selenggarakan Competency Improvement

  • Bagikan

Yogyakarta-Dalam rangka meningkatkan kompetensi Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur, menyelenggarakan Competency Improvement dengan tema “Peran Camat sebagai Pimpinan Perangkat Daerah” di Hotel Ibis Malioboro, Kota Yogyakarta.

Para Camat turut antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut, bisa di lihat dari jumlah peserta yang hadir. Dari 40 peserta yang ditargetkan, hadir 42 peserta Camat se-Kalimantan Timur
Dari Samarinda ada 9 Camat, 5 Balikpapan, 9 Kukar, 8 Paser, 8 Berau, 1 Bontang, 1 Mahulu, dan dari Kubar 1.

Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor melalui Plt. Asisten Administrasi Umum, M. Kurniawan menyampaikan Kecamatan dan Kelurahan merupakan tingkat Pemerintahan yang mempunyai peranan penting dalam pelaksanaan pelayanan terhadap masyarakat, hal ini yang kemudian menjadikan Camat sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan tugas-tugas umum pemerintahan serta sebagian urusan otonomi yang dilimpahkan oleh Bupati/ Walikota untuk dilaksanakan dalam wilayah kecamatan dan kelurahan.

“Camat juga merupakan jabatan strategis karena merupakan lini terdepan pemerintahan yang langsung berhubungan dengan masyarakat yang diharapkan mampu memberikan pelayanan yang profesional, humanis, inovatif dan solutif,”ujarnya.

Lanjutnya, ia berharap melalui capacity improvement ini,  para camat se-kalimantan Timur untuk terus meningkatkan pengetahuan, keahlian, ketrampilan dan sikap profesional sebagai pejabat publik.

Kemudian, Nina Dewi, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur, dalam sambutannya mengatakan, diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi Camat sebagai pimpinan perangkat daerah, sehingga mampu berperan aktif sebagai pemimpin koordinator kepemerintahan dan mediator masyarakat guna mendukung optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Kami berharap setelah kegiatan ini para Camat diharapkan dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya lebih baik lagi serta mampu melaksanakan perannya sebagai pimpinan perangkat daerah lebih profesional,”ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Jauhar Efendi selmbagai salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan pentingnya etika dan integritas Camat sebagai pimpinan perangkat daerah. Ia menjelaskan ada perbedaan kedudukan pada masa orde baru atau masa berlakunya undang-undang nomor 5 tahun 1974 tentang pemerintahan daerah dengan masa sekarang berlakunya undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

“Di masa lalu kedudukan Camat sebagai Kepala Wilayah Ia seorang administrator pemerintahan kemasyarakatan dan pembangunan. Sedangkan saat ini kedudukan camat di masa kini Camat hanya sebagai kepala SKPD kewenangannya sangat tergantung dari pendelegasian yang diberikan oleh Bupati/Walikota,”ujarnya.

Lanjut Jauhar,  pentingnya pemimpin harus memiliki etika dan mempunyai integritas, karena dengan etika menjadi faktor kunci keberhasilan suatu kepemimpinan.

“Dalam suatu organisasi kepemimpinan dinilai baik apabila fungsi-fungsi kepemimpinan dijalankan berdasarkan prinsip-prinsip beretika kepemimpinan beretika akan membuat suasana hubungan kerja dalam organisasi lebih nyaman dan terhindar dari konflik vertikal maupun konflik horizontal,”jelas Jauhar.

  • Bagikan