Sikapi Problematika Kampus, Aliansi Dosen-Karyawan STAIS Rencanakan Aksi Orasi Dan Segel Kampus

  • Bagikan

Sangatta– Tahun Akademik 2020/2021 Akhir, tampaknya akan memiliki catatan tersendiri bagi perjalanan kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta (STAIS).

Bagaimana tidak, dosen dan karyawan STAIS yang notabene memiliki background pengetahuan agama yang biasanya bersikap “sami’na wa atho’na” kini akan mempersiapkan aksi keprihatinan berupa unjuk rasa di kampus dan hearing dengan bupati Kutai Timur.

Hal tersebut diutarakan langsung oleh sekretaris Aliansi Dosen-Karyawan STAIS Muchtar, yang menyampaikan bahwa persoalannya cukup krusial yakni tidak adanya upaya pimpinan lembaga untuk merespon aspirasi dosen dan karyawan yang telah lama tidak menerima gaji.

“Betul, semenjak Januari Dosen dan Karyawan STAIS belum menerima gaji. Juga karena tidak ada i’tikad dari pimpinan, kita perlu aksi untuk suarakan persoalan. Pernah disampaikan jika akhir Mei telah diurus, dan awal Juni akan cair. Namun sampai pertengahan bulan Juni ini tidak ada lagi kabar, pada ke mana mereka? “, urai Muchtar berapi-api pada Sabtu (12/6/2021) pagi.

Surat Terbuka Rencana Aksi

Disinggung massa aksi dan tindak-lanjut dari aksi, Muchtar menyampaikan akan ada upaya dialog. Namun apabila tidak ada solusi maka massa aksi akan menyegel kampus STAIS.

“Kami Aliansi Dosen-Karyawan akan berorasi pada hari Senin (14/6/2021) di depan rektorat STAIS menyuarakan tuntutan dengan massa aksi dari berbagai elemen, dosen, karyawan dan mahasiswa. Apabila tidak ada jalan keluar kami akan menggembok dan menyegel kampus STAIS. Selanjutnya kami akan hearing dengan Bupati Kutai Timur untuk mencari solusinya”, pungkasnya. (*)

  • Bagikan