Serius Benahi Kualitas, LPTQ Kutim Gelar TC, Bupati Kutim: Semoga Prestasi Kafilah Kutim Di Atas Kukar

  • Bagikan

SangattaBupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman didampingi Ketua Umum LPTQ Kutim Yuriansyah, Kepala Kemenag Kutim Nasrun dan Kabag Kesra Setkab Kutim Andi Abdul Rahman menghadiri langsung pembukaan Training Center (TC) kafilah Kutai Timur yang diikuti oleh 43 peserta MTQ Tingkat Provinsi Kaltim ke-43 pada Selasa (12/05/2022) di Aula Hotel MS.

Dalam sambutannya, Bupati Kutim mengingatkan agar para peserta TC kembali kepada tujuan adanya TC yaitu meningkatkan kualitas agar prestasi Kafilah Kutim pada ajang MTQ tingkat Kaltim bisa meningkat.

“Mari coba memulai bangkit. Seperti dalam permainan sepak bola, bola itu bundar. Intinya semua kafilah tetap berusaha untuk bisa menargetkan juara di setiap cabang lomba MTQ yang dipertandingkan. Saya harap posisi Kutim di MTQ tahun ini bisa lebih baik lagi daripada MTQ sebelumnya. Oleh karena itulah tujuan TC ini diselenggarakan agar kualitas meningkat kuantitas prestasi juga meningkat. Bahkan kafilah Kutim pernah berada pada peringkat ke-2 se-Kaltim” ujar Ardiansyah saat kepada para kafilah pada pembukaan Training Center (TC) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kutim.

Orang nomor satu di Kutim tersebut juga meminta para kafilah fokus dalam TC dan mengikuti bimbingan para pelatih. Ia berpesan agar Kafilah memanfaatkan TC sebaik-baiknya untuk berlatih dengan mengikuti arahan terbaik dari pelatih. Hal yang penting diperhatikan adalah TC kali ini menjadi sarana meningkatkan kualitas dan kuantitas kejuaraan.

“Oleh karenanya, Pemkab Kutim juga tidak akan melupakan reward (penghargaan) untuk para kafilah berprestasi yang nanti membawa harum nama Kutim. Pemkab Kutim melalui LPTQ akan terus konsisten mendukung kafilah ikut kompetisi MTQ. Tentunya kafilah yang memiliki kemampuan bakal diberi bonus”, terang Ardiansyah.

Sementara itu, Ketua LPTQ Kutim Yuriansyah turut memberikan sejumlah pesan untuk para kafilah. Dia menegaskan MTQ ke-43 sudah di depan mata. Untuk itu dia berharap seluruh kafilah Kutim bisa memberikan kontribusi dan tetap bersemangat mengikuti TC selama 10 hari ini. Sehingga nanti dapat memberikan perubahan peringkat Kutim lebih baik. Tahun lalu di MTQ ke-42 Kaltim di Kota Bontang, Kutim berada di urutan delapan.

“Nah MTQ tahun ini kita harus bisa naik,” harapnya.

Terkait peningkatan Kualitas dan prestasi MTQ, kepala Kementerian Agama (Kakanmenag) Kutim, Nasrun menekankan pentingnya perubahan paradigma dan sistem pembinaan pada tubuh LPTQ termasuk dalam merekrut peserta yang akan diikutkan dalam perhelatan qurani tersebut.

“Kutai Timur bisa meningkat prestasinya. Caranya adalah dengan perubahan paradigma LPTQ dalam pembinaan, termasuk pengurus LPTQ dan cara merekrut peserta serta melatihnya. Makanya saya dan teman-teman LPTQ kemarin sepakat yang bisa dibina dan diikutkan MTQ ya dibawa tapi yang tidak bisa yang harus ikhlas sementara ditinggal dulu. Dan kita juga mencari potensi peserta yang bisa juara, akhirnya mendapatkan peserta cabang tilawah canet (cacat tuna netra) yang insya Allah akan juara “, tegas Nasrun.

Dalam prosesinya, pembukaan TC sendiri diawali dengan laporan oleh Ketua Panitia TC Sirajuddin yang melaporkan bahwa tidak hanya Hotel MS yang akan menjadi tempat TC, namun ada lokasi kedua yakni di Masjid Agung Al Faruq, di Islamic Center, Bukit Pelangi.

“Jadi ada dua lokasi yang akan menjadi tempat TC untuk para kafilah Kutim. Nantinya mereka dilatih khusus oleh salah satu Dewan Hakim LPTQ Kaltim jumlahnya ada 4 orang. Untuk dari LPTQ Kutim jumlah pelatihnya 17 orang,” terangnya.

Anggaran TC dan mengikuti MTQ ke-43, menggunakan dana hibah yang bersumber dari APBD Kutim sebesar Rp 600 juta. Untuk 43 kafilah Kutim yang akan berlomba sudah hasil final dari Tim Seleksi Rekrutmen Bidang Pembinaan LPTQ Kutim.

“Nantinya Kutim hanya mengikuti 7 cabang lomba yang akan dipertandingkan minus Fahmit dan Syarhil Qur’an,” bebernya.

Malam pembukaan TC tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kutai Timur dengan memasangkan id card secara simbolis kepada dua peserta yang akan melaksanakan TC selama 10 hari yakni mulai tanggal 10 sampai dengan 20 Mei 2022.

Sebagai tambahan informasi bahwa cabang lomba di MTQ ke-43 Kaltim tidak berbeda seperti tahun sebelumnya, namun ada tambahan satu cabang lomba yakni hifzil hadis. Sementara cabang yang lain seperti Tartil Qur’an, Musabaqoh Hifdzil Qur’an, Musabaqoh Syarhil Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, Qiroat Qur’an, kaligrafi/khat, Tafsir dan Tahfidz tetap ada. (*)

  • Bagikan