Sambut Semangat Ramadhan, 3 Pengurus Rayon PMII Kutim di Kukuhkan

  • Bagikan

Sangatta-Kurang lebih 70 Pengurus  Rayon, yaitu Rayon PAI Al-Asy’ari, Rayon MPI Mafaza, dan Rayon Beriun ES masa khidmat 2022-2023 resmi dikukuhkan pada hari Minggu siang (10/4/22) di Gedung Serba Guna Desa Sangatta Selatan.

Acara tersebut dikemas dengan dialog kepemimpinan dan buka puasa bersama alumni PMII Kutai Timur.  Selain alumni PMII Kutim, pengukuhan tersebut juga disaksikan oleh Kepala Desa Sangatta Selatan Roni Wahyudi.

Abdil selaku Ketua Panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran kepanitiaan dan elemen-elemen lainnya yang sudah membantu untuk mensukseskan acara.

“Terima kasih kepada sahabat sahabat dan senior senior yg sudah membantu untuk mensukseskan acara, terima kasih juga kepada sahabat sahabat panitia yang mendedikasikan waktunya dan tetap istiqomah sehingga kegiatan pelantikan ini terlaksana dengan baik. Dan saya sangat memohon maaf jika dalam kegiatan ini ada beberapa hal yang kurang baik saya selaku ketua panitia atau perwakilan panitia memohon maaf sebesar besarnya,”ujarnya.

Ketua Rayon PAI Al-Asy’ari, M. Taufiq menyampaikan agar sahabat-sahabat bisa bertanggung jawab dan komitmen sampai akhir kepengurusan.

“Selamat kepada sahabat-sahabat yang sudah di lantik, untuk kesekian kalinya kita mengucap sumpah yang sama atas nama Tuhan, dan tidak main-main dengan sumpah tersebut, sehingga tidak ada lagi istilah seleksi alam selepas dilantik hilang di telan bumi. Di PMII itu, apa yang sahabat-sahabat butuhkan semuanya ada, tinggal bagaimana kita mencari didalamnya. Misal menambah wawasan luas. Dikampus kita bayar berjuta-juta tetapi ilmu yang kita dapatkan itu sangat terbatas, namun di PMII tanpa sepeserpun sahabat-sahabat bisa mendapatkan ilmu lebih apa yang tidak kita dapatkan di kampus. Saya menjamin sahabat-sahabat tidak akan lapar jika keluar pulau atau keluar kota karena PMII sudah mempunyai 200 cabang dipenjuru Nusantara. Kemudian pasca kita ber-PMII, kita sudah di bekali dan siap untuk terjun ke masyarakat, ujar Taufiq.

Senada dengan Ketua Rayon Beriun Ekis, Akmal berharap kepada Pengurus Rayon yang sudah dilantik agar bisa kooperatif dan lebih solid.

“Saya berharap agar kedepannya kita bisa lebih bekerja sama dengan baik, dan miss komunikasi untuk menghindari selisih paham. Semoga kepengurusan kita lebih baik dan solid lagi terkhusus di Rayon Beriun Ekis sendiri. Kita adalah ujung tombak kaderisasi, dan kita yang melanjutkan tongkat estafet kepengurusan sebelumnya, imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Rayon MPI Mafaza, Rifqi memberikan semangat kepada sahabat-sahabat terkhususnya Rayon MPI Mafaza dalam menjalankan roda organisasi.

“Rayon adalah masa-masa dimana kita awalnya tidak bisa menjadi bisa, dan disinilah kita mendapat keluarga baru. Berbeda pendapat itu pasti dan selalu ada dalam setiap kepengurusan atau Dinamika Organisasi. Jangan berkecil hati karna jumlah kita lebih sedikit dari Rayon PAI dan Es tapi kita membuktikan disini bahwa kita bisa bersaing dengan mereka,”ungkapnya.

Ketua Komisariat STAI Sangatta, sahabat Siti Nur Asiah dalam sambutannya turut  mengucapkan selamat kepada 3 Pengurus Rayon yang sudah dilantik.

“Selamat hari ini sahabat-sahabat tidak hanya resmi secara administrasi yaitu SK, tapi juga resmi secara ikrar yang sudah sahabat-sahabat ucapkan dan akan sahabat-sahabat pertanggung jawabkan di hari kemudian. Di momentum yang sakral ini saya harap sahabat sahabat bisa merasakan euforianya, bisa merasakan haru serta dapat memaknai ikrar yang sahabat-sahabat ucapkan sehingga bisa jadi salah satu pegangan sahabat-sahabat dalam berproses sebagai pengurus rayon untuk satu periode ini,”tambah Siti.

Pun demikian Gustian, Ketua Umum PC PMII Kutai Timur juga menyampaikan bahwa Rayon sangat penting dalam organisasi PMII.

“Dalam kesempatan ini saya menyampaikan kepada sahabat-sahabat di Rayon yang baru saja dilantik bahwa kami di cabang , dan pun begitu juga di komisariat tanpa ada rayon maka kami bukan siapa-siapa dan tidak berguna. Karena bahwa kader-kader yang ada di rayon ada laah ujung tombak kaderisasi. Untuk itu maka sahabat-sahabat yang ada dirayon maka gunakan lah momentum di kepengurusan ini berproses sebaik mungkin dan sesungguh mungkin, karena kalian ada ujung tombak kehidupan organisasi”.Tegas Gustian.

  • Bagikan