Pesan Kemerdekaan Rektor UICI untuk Para Pemuda Indonesia

  • Bagikan

Rektor Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) Prof. Laode Masihu Kamaluddin mengatakan masa depan suatu bangsa tidak ditentukan oleh banyaknya jumlah penduduk tetapi ditentukan oleh daya juang pemuda-pemudanya.

Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Laode dalam sebuah pesan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-77 pada Selasa (16/08/2022).

“Hari depan suatu bangsa tidak ditentukan oleh besarnya penduduk tetapi ditentukan oleh daya juang pemuda-pemudanya,” kata Prof. Laode.

Oleh karena itu, dalam rangka memperingati HUT RI ke-77, Prof Laode mengajak para pemuda Indonesia untuk meningkatkan daya juang dan daya tahan dalam menyongsong masa depan.

Hal itu sebagaimana yang ditunjukkan oleh pemuda-pemuda di zaman kemerdekaan, di mana perannya sangat penting dalam memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Prof. Laode mengingatkan bahwa saat ini, anak-anak muda Indonesia dihadapkan pada era digital. Di era digital, yang cepat mengalahkan yang lambat, bukan yang besar mengalahkan yang kecil.

“Oleh karena itu, bersiap-siaplah menjadi generasi yang cepat dan akurat. Untuk itu, anda harus mempunyai keahlian dan ketangguhan di dalam literasi digital, budaya digital, dan mindset digital,” lanjutnya.

Ia menjelaskan di era digital, pengaruh teknologi sangat kuat. Teknologi yang berkembang hari ini adalah artificial intelligence, internet of things, dan blockchain. Ketiga unsur teknologi ini telah mempengaruhi kehidupan umat manusia di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

“Ketiga unsur teknologi ini telah merubah karakter manusia, yaitu cara kita berpikir, cara kita berperilaku, dan cara kita berkomunikasi,” jelasnya.

“Oleh karena itu generasi muda bersemangatlah karena di tangan anda masa depan Indonesia. Bersiap-siaplah karena di era digital ini sangat menentukan Indonesia akan menjadi negara nomor empat ekonomi terbesar di dunia setelah China, India, Amerika Serikat, Indonesia, Turki dan Brazil,” tambahnya.

Lebih lanjut, Prof. Laode menegaskan bahwa literasi digital inilah yang harus menjadi semangat Republik Indonesia dalam merayakan ulang tahun ke-77.

“Era digital, menuntut kita selalu bersemangat, kemudian cepat bertindak, daya tangguh inilah yang kemudian menjadi semangat bangsa Indonesia merayakan proklamasi kemerdekaan yang ke-77 tahun,” tutup Prof. Laode. (*)

  • Bagikan