oleh

Pemkab Paser Kembali Raih Predikat WTP, Predikat WTP Ke-7 Secara Berturut-Turut Sejak 2014

Samarinda – Kabupaten Paser kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP terhadap laporan hasil pemeriksaan atas LKPD tahun 2020.

Predikat WTP ini merupakan yang ke-7 secara berturut-turut diperoleh Kabupaten Paser, atau sejak 2014 yang lalu.

Bupati Paser dr Fahmi Fadli bersama Wakil Bupati Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf SH hadir pada penyerahan laporan hasil pemeriksaan atas LKPD Pemerintah Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2020 se-Kalimantan Timur, yang berlangsung di aula pertemuan BPK Provinsi Kalimantan Timur, Senin (31/5/2021) siang. Selain Bupati dan Wakil Bupati, hadir pula Ketua DPRD Hendra Wahyudi.

Ketua BPK mengatakan bahwa ada 8 kabupaten dan kota yang diundang hari ini. Tiga lainnya, yaitu Provinsi Kaltim, Kabupaten Kutai Barat dan Kota Samarinda sudah lebih dulu menerima LHP 2020. 

Pada kesempatan ini, tampil Ketua DPRD Kabupaten Paser Hendra Wahyudi ST mewakili DPRD se-Kalimantan Timur menyampaikan sambutan.

Sedangkan pidato perwakilan Bupati disampaikan oleh Bupati Kutai Timur

Sementara itu, Bupati Paser dr Fahmi Fadli menilai perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap LKPD Kabupaten Paser merupakan pencapaian yang luar biasa sekaligus awal yang bagus dalam pemerintahannya.

Bupati mengapresiasi pemerintahan sebelumnya yang konsisten dan disiplin dalam pelaporan pengelolaan keuangan daerah, mengingat predikat yang diperolehnya selama 7 kali secara berturut-turut. 

Di sisi lain, Bupati menganggap pencapaian ini sebagai tantangan bagi pemerintah ke depan. Artinya ada hal baik yang harus dipertahankan atau diperbaiki untuk Paser yang lebih baik.

Meski bangga dengan pencapaian ini, Fahmi yang hadir bersama Wabup Syarifah Masitah dan Ketua DPRD Hendra Wahyudi menyebut bahwa pelayanan terhadap masyarakat jauh lebih penting.

“Kita bangga dengan WTP ini, namun ada hal yang jauh lebih penting, yaitu mewujudkan masrakat Paser yang maju, adil dan sejahtera, ” kata Bupati. (*)

Komentar

Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Bijaklah dalam memilih kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA. Salam hangat. [Redaksi]