oleh

Pantai Sekerat: Destinasi Wisata Pantai Nomor Wahid Di Kutai Timur, Kaltim, DPMPD Kaltim Akan Kembangkan Desanya

Sangatta– Agenda tahunan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim dalam rangka evaluasi penggunaan dan pemanfaatan Dana Desa melalui Kegiatan Kiprah Desa kembali digelar.  

Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur menjadi pilihan lokasi pelaksanaan kegiatan mendatang. 

“Desa Sekerat lokasi yang ditetapkan, karena menjadi salah satu target yang akan didorong peningkatan status Indeks Desa Membangun (IDM) nya dari tertinggal menjadi berkembang pada tahun ini, ” ujar Kepala DPMPD Kaltim M Syirajudin melalui Kasubbag Rengram Mariah selaku penanggung jawab Kiprah Desa 2021 saat meninjau lokasi, di Desa Sekerat, Jumat (4/6/2021). 

Mariah meninjau lokasi didampingi Kasubbag Keuangan Siti Qomariah beserta jajaran panitia yang terkait. 

Lebih lanjut, DPMPD pada 2021 menetapkan target meningkatkan status 30 desa tertinggal menjadi berkembang dari target 150 desa hibgga 2023. 

Karenanya Desa Sekerat menjadi sasaran lokasi pelaksanaan kegiatan sebagai bentuk intervensi DPMPD agar ada peningkatan status IDM nya. 

Melalui Kiprah Desa, Tim Satgas Dana Desa yang terdiri Polda, Kejaksaan Tinggi, BPKP, Inspektorat, BPKAD, Bappeda, dan DPMPD sendiri akan membantu memberi soluasi masalah pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. 

“Bagaimana Dana Desa digunakan secara tepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan dan mengungkit status IDM desa, ” katanya. 

Nantinya desa-desa terdekat di Kecamatan Bengalon akan dihadirkan untuk berdialog bersama Satgas Dana Desa. Diantaranya Desa Sepaso Selatan dan Tebangan Lembak Kecamatan Bengalon. 

Kunjungan lapangan  tersebut untuk memastikan kesiapan lokasi pelaksanaan kegiatan. Kemudian dilanjutkan berkoordinasi dengan DPMD Kutai Timur untuk minta dukungan pelaksanaan kegiatan mendatang. (*)

Komentar

Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Bijaklah dalam memilih kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA. Salam hangat. [Redaksi]