Mulyadi Dorong Sinergitas Pembangunan Infrastruktur di Maluku Utara

  • Bagikan

Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi menekankan pentingnya sinergitas dalam pembangunan infrastruktur di Provinsi Maluku Utara. Menurutnya, sinergitas antar kementerian maupun direktorat jenderal di kementerian menjadi kunci penting kesuksesan sebuah pembangunan.

“Supaya apa? Misalnya sudah capek-capek bangun rumah, ternyata di wilayah gempa. Tadi saya lihat ada ratusan rumah yang setiap gempa harus direhabilitasi dan seterusnya, kenapa tidak dipikirkan rumah yang tahan gempa misalnya, supaya tidak mubazir,” terang Mulyadi saat mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan mitra kerja, di Ternate, Jumat (08/07/2022).

Selain itu, Mulyadi berharap produk pembangunan juga berorientasi pada kualitas dan disesuaikan dengan kondisi alam. Karenanya, dia mengusulkan adanya sebuah Litbang (penelitan dan pengembangan) yang mengkaji bahwa ada koordinasi kuat supaya produk-produk pembangunan adalah produk-produk yang bisa bertahan lama. “Jangan hanya orientasi (infrastuktur) dibangun, setelah itu diserahkan kepada pemda dan seterusnya. Saya kira di situ harus ada pemahaman yang kuat,” imbuhnya.

Di hadapan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Bupati Halmahera Selatan beserta jajaran mitra kerja Komisi V DPR RI, politisi Partai Gerindra itu mengingatkan bahwa dalam pembangunan setidaknya harus memiliki tiga orientasi. Pertama, tegas Mulyadi, harus tepat sasaran.

“Kedua, melibatkan stakeholder di daerah, karena daerah memiliki rencana namun kemampuannya terbatas. Pada saat ada sinergi dengan stakeholder di daerah, maka apa yang disampaikan dan diinginkan daerah dan dicanangkan oleh pusat menjadi sangat bermanfaat buat wilayah itu sendiri,” terang Mulyadi.

Terakhir, pembangunan infraktrur harus bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Mulyadi juga berpesan kepada seluruh kepala daerah agar pembangunan yang telah diselesaikan bisa dimanfaatkan dengan baik dan dirawat. Ia mengaku kerap menemukan produk pembangunan yang telah selesai namun maintenance atau perawatannya kurang maksimal.

Legislator dapil Jawa Barat V itu juga mendorong kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk memperhatikan tata ruang atau tata kota. “Harus ada kebersamaan dengan konsep sosialisasi kepada masyarakat bahwa ini adalah kota kita, provinsi kita, harus kita jaga dan kita majukan. Jangan sampai kemudian etalase kemajuan wilayah yang dicerminkan oleh kota, pelabuhan dan airport segala macam itu tidak tercermin dengan semangat masyarakat kotanya,” demikian pesan Mulyadi.

  • Bagikan