Marak Pungli, Satgas Saber Pungli PPU Gelar Sosialisasi Pencegahan Dan Pengawasan Pungli Di Desa Se-Kab. PPU

  • Bagikan

PENAJAMSatuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Pengawasan Pungli di desa dan kelurahan. Dihadiri dan dibuka oleh Ketua pelaksana Tim Satgas Wakapolres PPU Kompol Aris Cai Dwi susanto S.I.K di ruang pertemuan RSUD RAPB PPU, Kamis (17/06/2021).

Nampak hadir Inspektur Inspektorat Haeran Husni, Pasi Intel Dim 0913/PPU Lettu Inf Martinus Aluy, Plt Kasub Seksi Kejaksaan Negeri PPU Maria Putri Riskita Sinaga, Camat Penajam Pang Irawan, Kanit Tipidkor Polres PPU Ipda Jevier syukur Nurhakim S.Tr.K, serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga Para Lurah dan Kades di Kecamatan Penajam.

Ketua pelaksana Tim Satgas PPU Kompol Aris Cai Dwi Susanto, saat mempaparkan mengatakan, pungli adalah pengenaan biaya atau pungutan di tempat yang seharusnya tidak ada biaya dikenakan atau di pungut di lokasi, ada juga seperti kegiatan tersebut tidak sesuai ketentuan.

“Sehingga dapat diartikan sebagai kegiatan memungut biaya atau meminta uang secara paksa oleh seseorang kepada pihak lain dan hal tersebut merupakan sebuah praktek kejahatan atau perbuatan pidana ,” ujarnya.

Lanjut Kompol Aris, sasaran saber pungli meliputi pelayanan publik, ekspor dan impor, penegakan hukum, perijinan, kepegawaian, pendidikan, pengadaan barang dan jasa, serta kegiatan pungli lainnya yang meresahkan masyarakat.

Sedangkan tambahnya, dengan adanya layanan saber pungli di harapkan dapat mencegah melaksanakan identifikasi pelayanan publik yang rawan resiko pungutan liar. Contohnya seperti melakukan pengawasan melalui program Pelayanan Satu Atap, membangun sistem zona integritas pada unit pelayanan masing-masing, memberikan sosialisasi serta melaksanakan MoU dengan aparat penegak hukum.

“Ini kegiatan yang kedua ditahun 2021 sebelumnya di Kelurahan Sotek Kecamatan Penajam, kali ini diikuti beberapa OPD serta 14 kelurahan dan desa dalam upaya memberikan pemahaman tentang saber pungli kepada aparatur pemerintah di desa maupun kelurahan”.pungkasnya (*)

  • Bagikan