KOPRI PMII Kutim Kembali Lakukan Sekolah Jalanan di TPA Batota Sangatta

  • Bagikan

SangattaPendidikan merupakan kunci utama kesuksesan bangsa, pendidikan harus merata tanpa memandang kasta dan ras, suku, serta status sosial. Begitu juga dalam pemberian pemerataan pendidikan. Dengan semangat baru kepengurusan yang baru terpilih aktivis Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (KOPRI) Cabang Kutai Timur yang dibawah kepemimpinan Sahabat Rika Oktavia beserta pengurus komitmen melanjutkan kembali program kerja “Sekolah Jalanan” di TPA Batota Sangattta, Kabupaten Kutai Timur. (23/01/2022).

Adapun “Sekolah Jalanan” yang di adakan aktivis Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (KOPRI) Cabang Kutai Timur tentang dasar-dasar pemahaman keagamaan, di antaranya belajar mengaji, doa harian, praktik berwudhu serta pembelajaran Islam lainnya.

“Sekolah Jalanan” yang merupakan program kerja lanjutan ini harus tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya bahkan di tahun ini Kepengurusan KOPRI siap menyatakan diri untuk membantu dalam proses sekolah paket bagi anak-anak usia remaja yang putus sekolah.

Ketua KOPRI Rika Oktavia menuturkan bahwa membantu mereka belajar membaca menulis memang jauh dari cukup karena hal itu tidak didapatkan oleh mereka, tapi membantu mereka mendapatkan pendidikan layak yang semestinya juga merupakan hal yang tak kalah penting.

“Kami siap menjadi jembatan untuk adik-adik yang ada di Batota, kami juga mencarikan sekolah yang tanpa pungut biaya dan pastinya layak untuk mereka melanjutkan pendidikan” Ujar Rika

Sekolah jalanan Konsisten diadakan setiap hari minggu, dimulai dari jam 15.30 WITA, dan berakhir pada pukul 17.30 WITA.

Kegiatan ini dihadiri anak-anak yang bertempat tinggal di Batota, dengan usia 4-14 Tahun.

Hilda Syafira selaku sekretaris Advokasi dan Jaringan KOPRI Cabang Kutai Timur, juga berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini dia berharap kegiatan ini  melahirkan generasi yang berakhlak baik dan cerdas.

“Harapan saya semoga anak-anak yang belajar di Sekolah Jalanan ini, lebih faham lagi tentang baca tulis Al-Qur’an, bacaan-bacaan sholat, surah-surah pendek dan dapat memiliki karakter yang baik serta menjadi anak yang dibanggakan orang tuanya”, harap Hilda.

Ketua Umum PC. PMII Kutim, sahabat Muhammad Gustian sangat mengapresiasi kegiatan KOPRI Cabang Kutai Timur yang sangat responsif terhadap masalah-masalah pendidikan  serta keagamaan yang ada di Kutai Timur.

“Semoga dengan adanya Sekolah Jalanan ini, bisa menjadi tempat belajar yang baru dalam menambah pengetahuan keagamaan untuk anak usia dini.”, ujar Ketua Umum yang baru terpilih itu.

Selain Sahabat Gustian yang membantu turun tangan, pengurus Cabang lainnya seperti Sahabat Saijah Ghani Ketua Kaderisasi Cabang juga berharap Sekolah Jalanan tersebut, tidak hanya berjalan selama periode kepemimpinan sahabat Karnia dan Sahabat Rika saja, tapi harus bisa terus dijalankan secara berkelanjutan sampai periode berikutnya lagi.

“PMII Kutim bukan hanya berbicara kaderisasi saja, kita semua sebagai mahasiswa harus terus berusaha melakukan advokasi pendidikan untuk generasi muda yang kurang menyentuh dunia pendidikan, apalagi pendidikan yang dasar seperti membaca dan menulis serta berhitung”, tutur Saijah.

Sementara itu, Pak Aidil selaku penjaga TPA Batota juga memberikan apresiasi kegiatan KOPRI PMII Kutai Timur, yang sudah meluangkan waktu untuk memberikan pendidikan yang positif bagi anak-anak di Batota.

Beliau juga berharap kegiatan seperti ini terus di lanjutkan, karena banyak sekali orang-orang yang awalnya berniat baik dalam membantu pendidikan tapi tidak konsisten dan ini sangat disayangkan.

“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilanjutkan, karena bukan sekali banyak sekali yang datang dan mencoba mengajar disini tapi kurang konsisten, tapi untuk KOPRI sejauh ini yang terbaik bertahan dalam 2 periode kepengurusan”, ujar Bapak Aidil

Beliau dan Warga lainnya juga ikut serta mengarahkan anak-anak Batota untuk menghadiri sekolah jalanan ini.(Ria)

  • Bagikan