Jauhar Efendi Ikuti Rakor Harian Satgas Oksigen Secara Virtual

  • Bagikan

Samarinda-Jauhar Efendi, Asisten I Pemprov mewakili Sekretaris Daerah selaku Kasatgas Oksigen mengikuti Rakor Harian Satgas Oksigen secara virtual, di Ruang HoB (27/7). Ikut serta rapat dari tempat masing-masing, perwakilan dari Dinkes dan Disperindagkop, serta pimpinan PT. Samator.

Rapat dipimpin Wamenkes dan dilanjutkan oleh Sekretaris Ditjen Yankes Kemenkes. Belum semua provinsi terbentuk Satgas
Oksigen. Berdasarkan paparan dari Kemenkes, Satgas dipimpin oleh Sekda atau Asisten Sekda yang membawahi Bidang Ekbang.

Pada kesempatan tersebut, berdasarkan data yang masuk lewat Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Jauhar Efendi melaporkan, dari 58 RS yang ada di Kaltim, 43 RS yang sudah melaporkan pemakaian, ketersediaan dan estimasi stok akan habis.

“Secara keseluruhan, untuk jenis oksigen cair diperkirakan stok akan habis dalam 2 hari ke depan. Tabung kecil (1m3) 2 hari. Tabung sedang (2m3) 2 hari, dan tabung besar (6m3) hanya beetahan sampai 1 hari ke depan,” jelasnya.

Selain itu, Jauhar juga menyampaikan beberapa permasalahan, antara lain: (1). Seluruh keperluan oksigen RS dipasok PT. Samator. Namun, karena peningkatan yg tajam akan oksigen, terjadi defisit pasokan; (2). Kekurangan jumlah tabung oksigen; (3) Memohon kepada Pemerintah Pusat untuk menambah peralatan penghasil oksigen konsentrator, terutama untuk RS di Kubar dan Mahulu, karena kalau pakai tabung oksigen waktunya terlalu lama; (4) Memohon peminjaman tabung oksigen dari perusahaan-perusahaan besar; (5) Memohon perusahaan, terutama BUMN yg bisa memproduksi oksigen untuk membantu keperluan RS.

Arahan Dir Industri Kimia Hulu, Pemda agar membuat surat permintaan oksigen kepada pimpinan BUMN setempat yang memproduksi oksigen. Jika pimpinan perusahaan tidak bersedia, disuruh melapor ke Direktur Industri Kimia Hulu.

  • Bagikan