Bekali Kader Tertib Administrasi, PC PMII Kutim Selenggarakan Workshop Administrasi

  • Bagikan

Sangatta- Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kutai Timur, menyelenggarakan Kegiatan Kaderisasi non formal, yaitu Workshop Administrasi dengan mengusung tema “membangun kapasitas kader dalam beradministrasi di era digital”. Kegiatan tersebut di laksanakan di MTs. Nurul Hikmah, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur pada Sabtu-Minggu, 18-19 Juni 2022.

Fokus materi pada Kegiatan Workshop Administrasi kali ini mengenai Tatalaksana Organisasi, Laporan Pertanggung jawaban, Prosposal, surat-menyurat serta hal yang berbau adminstrasi lainnya.

Adapun tujuan kegiatan tersebut untuk mempermudah pengurus dalam memahami admistrasi organisasi PMII yang baik dan benar sesuai dengan aturan yang ada.

Dalam Workshop Administrasi kali ini, Pengurus Cabang akan mengelurkan suatu buku saku untuk administrasi yang ada di PMII Kutai Timur, dan pastinya tidak lepas dari Hasil Musyawarah Pimpinan Nasional di Boyolali tempo hari. Selain melahirkan buku saku sebagai acuan administrasi yang lebih terperinci dari Cabang hingga Rayon, Workshop Administrasi kali ini juga mengenalkan bagaikan kader siap mengadaptasi diri dengan era digital yang saat ini sedang menjadi perbincangan hangat di semua kalangan.

Muhammad Gazali Rahman menuturkan “tentunya kita sadar bahwa kebutuhan kita di administrasi sekarang harus perlu di upgrade kembali, apalagi berbicara tentang arsip. Maka kami dari pengurus cabang siap menjadi mentor dalam pengarsipan segala bentuk administrasi yang berbasis digital,” tutur Sekretaris Umum PC PMII tersebut.

Sementara itu, Gustian, Ketua Umum PMII Cabang Kutai Timur dalam sambutannya juga menyampaikan, “hari ini Pengurus Cabang sedang menggarap pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) untuk anggota dan kader, hal ini sebagai bentuk ikhtiar kami untuk memberikan identitas/tanda pengenal, sehingga mereka punya identitas yang bisa dibanggakan, dan pada akhirnya itu semua akan berarti jika mereka punya identitas yang bisa dibanggakan,”ujar Gustian.

Pengurus cabang akan terus mencoba memberikan contoh sebaik mungkin mengenai permasalah apapun, termasuk masalah tata tertib administrasi,” ujarnya.

Sebagai pengurus Cabang yang memang harusnya menjadi pemberi fasilitas dalam ruang belajar sahabat-sahabat PMII dari Komisariat hingga rayon, maka perlunya memang kegiatan yang sifatnya menambah pengetahuan seperti Workshop Administrasi ini diadakan, sejalan dengan ini Anam Hermansyah, Ketua Panitia menyampaikan dalam laporannya “kami dari panitia bisa pastikan setiap perwakilan pengurus dari komisariat hingga rayon, ikut serta dalam kegiatan ini, gunanya untuk memahamkan kepada mereka bagaimana Administrasi yang baik dan juga benar yang sesuai dengan ketentuan organisasi kita, saya sangat berterimakasih pada sahabat-sabahat yang masih mau belajar dan konsisiten mengikuti kegiatan hingga usai,”ujar Anam.

Zulkadrin, yang merupakan sekretaris Umum demisioner tahun 2018 menyampaikan pada seluruh kader yang hadir di hari itu “sahabat- sahabat harus ketahui bahwa Administrasi adalah alat, ini merupakan hal yang penting dalam mejalankan organisasi dan ini tentu harus diperhatikan, tapi ingat tujuan berdirinya PMII untuk tetap menjaga Islam Asjawa Ahnadiyyah, artinya dalam menjalankan segalanya harus selaras dalam beradministrasi terlaksana baik dalam kontkes menjalankan dalih-dalih amaliyah juga berjalan dengan baik”jelasnya dalam sambutan sekaligus yang membuka acara Workshop Administrasi.

Acara Workshop Administrasi berjalan dengan lancar sesuai dengan rancangan yang di harapkan oleh pengurus Cabang, dan sasaran sudah tepat, maka langkah selanjutnya adalah menyusun buku saku administrasi dan merapikan pendataan anggota dengan KTA, serta pengarsipan melalui digital, yang memang menjadi harapan seluruh anggota dan kader PMII Kutai Timur.

  • Bagikan