Bangun Paham Kesetaraan, KOPRI Komisariat STAI Sangatta Kutim Gelar SIG Ke-VI Tahun 2021

  • Bagikan

Sangatta – Pengurus Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Komisariat STAI Sangatta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kutai Timur, menggelar Sekolah Islam dan Gender (SIG) yang ke enam kalinya pada Sabtu-Minggu (27-28/03/2021).

SIG VI Kopri yang dilaksanakan di Pesantren Ibnu Sina Kutai Timur tersebut diselenggarakan guna menguatkan pondasi pikir kader PMII Kutai Timur Komisariat STAI Sangatta akan peran yang sama antara laki-laki dan perempuan, keduanya sama dalam hal-hal fundamental kehidupan seperti hak mendapat pendidikan, hak akses informasi bahkan sampai hak menduduki jabatan publik.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh ketua Kopri komisariat STAI Sangatta Siti Saijah Ghani saat ditemui media kliksaja Kaltim Senin (29/03/2021)

“Kami optimis bahwa kegiatan ini akan betul-betul melahirkan tokoh dan pemikiran yang tidak patriarki, yang mengerti peran yang sejajar antara laki-laki dan perempuan, keduanya sama dan sama-sama bisa menuntut ilmu, keduanya juga sama bisa menjabat sebagai pejabat publik seperti menjadi Bupati, Gubernur sampai jadi Presiden. Maka dari itu berapapun jumlah peserta yang ikut, saya yakin dan percaya itu merupakan orang yang selangkah lebih maju pada saat mengikuti SIG dari pada teman yang lain, yang mungkin saat ini masih berada di zona nyamannya masing-masing” Ujar Saijah pada sambutannya

Demikian juga Ketua KOPRI Cabang Kutai Timur Karnia dalam sambutannya mengapresiasi kepada pengurus KOPRI Komisariat yang mengadakan kegiatan tersebut, karena sadar bahwa kegiatan kaderisasi harus terus berjalan meski di tengah pandemi, karena kepentingan mencetak calon pemimpin tidak bisa berhenti jika Indonesia ingin menjadi negara yang maju dan bermartabat.

“Kita sangat mengapresiasi KOPRI Komisariat dan kepanitiaan yang telah mengadakan kegiatan ini, bahwa kegiatan kaderisasi seperti ini perlu tetap berjalan, dalam situasi apapun, baik masa pandemi ataupun pada situasi yang lainnya, karena Sumber Daya Manusia yang akan jadi pemimpin masa depan berasal dari kita, dari pemuda-pemudi yang saat ini ikut kelas SIG VI ini”, ujar Karnia.

Ia juga berharap kegiatan seperti SIG VI tersebut terus terlaksana guna melahirkan perempuan dan laki-laki yang maju dalam berfikir mengenai keperempuanan dan peduli terhadap Isu keperempuanan serta menempatkan perempuan sejajar pada peran-peran krusial dalam kehidupan.

“Kegiatan seperti SIG ini harus tetap diagendakan secara rutin karena dari SIG ini akan terlahir Kartini-kartini Milenial yang akan melahirkan peradaban mulia untuk Indonesia yang maju seperti tema acara saat ini yaitu Kopri sebagai rahim peradaban”, tutup Karnia. (*)

  • Bagikan